a.
Saprodi Pupuk
NO
|
KOMPONEN
|
URAIAN
|
1.
|
Dasar Hukum:
|
Permentan No :
82/Permentan/OT.140/8/2013, Tgl 19 Agustus 2015
|
2.
|
Jam Pelayanan
|
08.30-16.00
|
3.
|
Persyaratan
|
-
Petani yang terdaftar dalam kelompok tani lingkup
Kecamatan Lalabata serta memiliki akte
pengukuhan yang legal dan namanya terdaftar dalam RDKK
-
Memiliki lahan 0,1- 2 Ha
-
Tidak boleh lebih 2 Orang
-
Lahan sawah/lahan kering harus berada di lingkup
Kec.Lalabata.
|
4.
|
Sistem,mekanisme dan prosedur
|
Sosialisasi RDK/RDKK
↓
Penentuan jadwal penyusunan
RDK/RDKK setiap poktan
↓
Pelaksanaan Penyusunan RDK/RDKK pupuk bersubsidi
tingkat kelompok tani didampingi penyuluh
↓
Rekapitulasi dan verifikasi
RDK/RDKK tingkat kelompok tani mengetahui penyuluh
↓
Rekapitulasi RDK/RDKK tingkat
kelurahan oleh Ketua Gapoktan mengetahui Lurah setempat
↓
Verifikasi tingkat Kelurahan
oleh Koordinator di ingkat P3K Lalabata
↓
Penyerahan RDK/RDKK ke
distributor, dan Dinas terkait
|
5.
|
Jangka waktu
|
Rekapitulasi RDKK pupuk
bersubsidi di tingkat kecamatan/BP3K disusun paling lambat akhir Maret dan
rekapitulasi RDKK pupuk bersubsidi untuk tingkat Kabupaten disusun paling
lambat pada akhir bulan April 2015.
|
6.
|
Biaya/Tarif
|
-
|
7.
|
Produk pelayanan
|
Pupuk bersubsidi
|
8.
|
Sarana dan Prasarana dan atau fasilitas
pelayanan
|
RDKK, Mobil angkutan barang,
kios (gudang upuk)
|
9.
|
Kompetensi pelaksana
|
-
Pernah mengikuti pelatiahan penggunaan PUTS/PUTK
-
Merupakan pengurus/anggota KP3
|
10.
|
Jumlah pelaksana
|
5 Orang
|
11.
|
Pengawasan Internal
|
-
KP3
-
Babinsa
-
Lurah
|
12.
|
Pengaduan
|
Masyarakat pengguna layanan BP3K
Kecamatan Lalabata yang ingin menyampaikan pengaduan, saran, masukan atau
kritik yang sifatnya membangun diakomodasi melalui beberapa saluran, antara
lain:
1.
Penyediaan Kotak Saran di Lingkungan Balai.
3.
Penyampaian secara langsung ke pimpinan Balai
4.
Pengaduan melalui sms/tlp ke penyuluh wibi
|
13.
|
Jaminan pelayanan
|
Memberikan pelayanan yang
terbaik kepada petani di lingkup Kecamatan Lalabata tanpa adanya perbedaan.
|
14.
|
Jaminan keamanan dan
keselamatan pelayanan
|
Didampingi oleh Babinkantibmas
dan Babinsa
|
15.
|
Evaluasi kinerja pelaksana
|
Dilakukan secara berjenjang
untuk mengetahui kemajuan dan permasalahan yang timbul dalam
penyusunan serta pelaksanaan gerakan-gerakan RDK/RDKK sebagai bahan perbaikan
perencanaan dimasa yang akan datang
|
b. Saprodi
Pestisida
NO
|
KOMPONEN
|
URAIAN
|
1.
|
Dasar Hukum:
|
Permentan No :
24/Permentan/SR.140/4/2011, tentang syarat dan tata cara pendaftaran
pestisida 2015
|
2.
|
Jam Pelayanan
|
08.30-16.00
|
3.
|
Persyaratan
|
·
Permohonan yang diajukan melalui cpcl bukan atas
nama perorangan melainkan kelompok tani lingkup kecamatan Lalabata
·
Kelompok tani yang bermohon sudah
dikukuhkan melalui SK Pembentukan Kelompok yang ditanda tangani oleh lurah
setempat
·
Dalam hal Poktan yang belum dikukuhkan, boleh
bermohon melalui berita acara pembentukan yang legal yang difasilitasi oleh penyuluh wibi.
|
4.
|
Sistem,mekanisme dan prosedur
|
·
Identifikasi HPT oleh Petani
↓
·
Petani melapor ke PPL
↓
·
PPL koordinasi dengan POPT
↓
·
Survei lokasi pertanaman serangan HPT oleh PPL dan
POPT
↓
·
Penandaan lokasi dengan bendera putih/merah/kuning
↓
·
Bila POPT menyatakan pertanaman perlu dikendalikan
maka POPT memberikan rekomndasi pestisida yang bisa digunakan untuk
pengendalian.
|
5.
|
Jangka waktu
|
Setelah menerima laporan dari
petani PPL dan POPT langsung menindaklanjuti .
|
6.
|
Biaya/Tarif
|
Gratis
|
7.
|
Produk pelayanan
|
Pestisida
|
8.
|
Sarana dan Prasarana dan atau
fasilitas pelayanan
|
·
Blangko permohonan permintaan pestisida
·
Masker, kaos tangan, kacamata, handsprayer
|
9.
|
Kompetensi pelaksana
|
-
Pernah mengikuti pelatihan keahlian tenaga lapang pada industri
pestisida
|
10.
|
Jumlah pelaksana
|
-
Penyuluh/THL
: 1 Orang
-
POPT : 1 Orang
|
11.
|
Pengawasan Internal
|
-
POPT
-
Pengawasan dilakukan secara berkala mulai masuknya laporan
|
12.
|
Pengaduan
|
Masyarakat pengguna layanan BP3K
Kecamatan Lalabata yang ingin menyampaikan pengaduan, saran, masukan atau
kritik yang sifatnya membangun diakomodasi melalui beberapa saluran, antara
lain:
1.
Penyediaan Kotak Saran di Lingkungan Balai.
3.
Penyampaian secara langsung ke pimpinan Balai
4.
Pengaduan melalui sms/tlp ke penyuluh wibi
|
13.
|
Jaminan pelayanan
|
Diwujudkan dalam kualitas
proses layanan dan produk layanan yang
didukung oleh petugas (POPT) yang berkompeten di bidang tugas dengan perilaku
pelayanan yang INOVATIF (Informatif, variatif dan kreatif)
|
14.
|
Jaminan keamanan dan
keselamatan pelayanan
|
Keamanan produk layanan
pestisida dijamin dengan adanya nomor registrasi pestisida yang telah
didaftar di Kementan.
|
15.
|
Evaluasi kinerja pelaksana
|
-
Bersama POPT mengevaluasi tingkat serangan HPT
setiap 2x sebulan (minggu 2 dan ke 4)
-
Meninjau ulang lokasi yang terkena HPT dan sudah
dikendalikan
-
Mengambil dokumentasi
-
Mengambil ubinan saat panen untuk mengetahui
tingkat produktivitas pertanaman setelah terserang HPT
|
c. Jenis Saprodi
Alsintan
NO
|
KOMPONEN
|
URAIAN
|
1.
|
Dasar Hukum:
|
Permentan No : 25/Permentan/PL.130/5/8
tentang pedoman penumbuhan dan
pengembangan usaha dan jasa alat dan mesin pertanian
|
2.
|
Jam Pelayanan
|
08.30-16.00
|
3.
|
Persyaratan
|
·
Diprioritaskan paa kelompok tani produksi tanaman
pangan
·
Mempertimbangkan kondisi lokal spesifik yang
secara teknis memenuhi persyaratan untuk operasional alsintan.
·
Mempertimbangkan kelompok tani yang tingkat
kepemilikan alsintan masih rendah dan memiliki komitmen yang kuat dalam
mendukung program penignkatan produksi pertanian dengan melihat proposa
·
Proposal dibuat oleh kelompok tani harus disetujui
oleh PPL dan Lurah setempat
|
4.
|
Sistem,mekanisme dan prosedur
|
·
Proposal diserahkan kepada BP3K Kec.Lalabata diverifikasi oleh mantri tani Kecamatan,
↓
·
setelah verifikasi dan dinyatakan layak mendapat alsintan maka mantri tani menyerahkan ke dinas terkait
↓
·
Menunggu realisasi.
|
5.
|
Jangka waktu
|
6 – 12 bulan
|
6.
|
Biaya/Tarif
|
Gratis
|
7.
|
Produk pelayanan
|
Alsintan
|
8.
|
Sarana dan Prasarana dan atau
fasilitas pelayanan
|
·
Proposal
·
CPCL
|
9.
|
Kompetensi pelaksana
|
-
|
10.
|
Jumlah pelaksana
|
4 orang
|
11.
|
Pengawasan Internal
|
-
PPL/THL
-
Babinsa
-
Babinkantibmas
|
12.
|
Pengaduan
|
Masyarakat pengguna layanan BP3K
Kecamatan Lalabata yang ingin menyampaikan pengaduan, saran, masukan atau
kritik yang sifatnya membangun diakomodasi melalui beberapa saluran, antara
lain:
1.
Penyediaan Kotak Saran di Lingkungan Balai.
3.
Penyampaian
secara langsung ke Koordinator BP3K Lalabata
4.
Pengaduan melalui sms/tlp ke penyuluh wibi
|
13.
|
Jaminan pelayanan
|
-
Memberikan petunjuk teknis pengoperasian alsintan
-
Memberikan petunjuk teknis cara pemeliharaan
alsintan
-
Untuk handtraktor dan pompa air sudah memiliki
SPPT SNI atau tes repor yang dikeluarkan oleh lembaga pengujian alsintan dan
sudah terakreditasi.
-
Dengan penggunaan alsintan petani mendapat jaminan
efisiensi biaya usaha tani dalam hel peningkatan pendapatan.
|
14.
|
Jaminan keamanan dan
keselamatan pelayanan
|
Keselamatan dan kenyamanan
dalam pelayanan sangat diutamakan dan bebas dari praktek percaloan dan suap.
|
15.
|
Evaluasi kinerja pelaksana
|
Pengecekan alsintan sekali
setahun dengan menginventarisir jumlah dan jenis alsintan setiap kelompok dan
melaporkan kondisi alsintan kemudian laporan diserahkan ke dinas terkait.
|
d. Benih
NO
|
KOMPONEN
|
URAIAN
|
1.
|
Dasar Hukum:
|
Permentan No :
67/Permentan/OT.140/6/2013 tentang
pedoman subsidi benih Tahun 2013.
|
2.
|
Jam Pelayanan
|
08.30-16.00
|
3.
|
Persyaratan
|
·
Petani/Poktan/Gapoktan bersedia menerima bantuan
benih dan menerapkan tekhnologi budidaya sesuai anjuran serta sanggup untuk
menyelesaikan administrasi.
·
Penerima bantuan ditetapkan dengan keputusan Dinas
terkait.
|
4.
|
Sistem,mekanisme dan prosedur
|
·
Membuat CPCL syarat 25 Kg/Ha
↓
· Varietas yang diusulkan sesuai spesifik lokasi/kesepakatan musyawarah tani
↓
·
Penyaluran benih ke titik petani dilaksanakan oleh penyedia barang
↓
·
Penyaluran benih harus sesuai dengan cpcl yang dibuat
↓
·
Sebelum benih diterima petani, dilakukan
pengecekan label
↓
·
Bukti diterimanya bantuan benih padi dibuatkan
berita acara serah terima barang yang ditanda tangani oleh ketua
kelompok dan dibuatkan berita acara penyaluran.
|
5.
|
Jangka waktu
|
15 hari penyaluran ke klp tani
|
6.
|
Biaya/Tarif
|
Gratis
|
7.
|
Produk pelayanan
|
Benih bersubsidi
|
8.
|
Sarana dan Prasarana dan atau
fasilitas pelayanan
|
CPCL
|
9.
|
Kompetensi pelaksana
|
-
Penyuluh ahli/THL
-
Pengawas benih
-
Mantri Tani
|
10.
|
Jumlah Pelaksana
|
3 Orang
|
11.
|
Pengawasan Internal
|
-
PPL/THL
-
Babinsa
-
Babinkantibmas
|
12.
|
Pengaduan
|
Masyarakat pengguna layanan BP3K
Kecamatan Lalabata yang ingin menyampaikan pengaduan, saran, masukan atau
kritik yang sifatnya membangun diakomodasi melalui beberapa saluran, antara
lain:
1.
Penyediaan Kotak Saran di Lingkungan Balai.
3. Penyampaian secara langsung ke Koordinator BP3K
Lalabata
4.
Pengaduan melalui sms/tlp ke penyuluh wibi
|
13.
|
Jaminan pelayanan
|
Benih berlabel dan varietas unggul
|
14.
|
Jaminan keamanan dan
keselamatan pelayanan
|
Keselamatan dan kenyamanan
dalam pelayanan sangat diutamakan dan bebas dari praktek percaloan dan suap.
|
15.
|
Evaluasi kinerja pelaksana
|
Evaluasi terhadap daya tumbuh
benih dan tingkat produksi.
|
e. Konsultasi Teknologi Pertanian
NO.
|
KOMPONEN
|
URAIAN
|
1
|
Dasar Hukum
|
Peraturan Menteri Pertanian No : Per/02/Mentan/2/2008
|
2
|
Jam Pelayanan
|
Sesuai jam kerja dan dapat juga dilakukan diluar jam kerja sesuai kebutuhan pengguna layanan (petani)
|
3
|
Persyaratan
|
Pengguna layanan berada di wilayah kerja BP3K Lalabata
|
4
|
Sistem, Mekanisme dan Prosedur
|
1. Registrasi/mengisi buku tamu
↓
2. Menemui petugas posko
↓
3. Petugas posko akan mengarahkan untuk menemui petugas/penyuluh yang berkompeten terhadap masalah yang diadukan.
↓
4. Petugas/penyuluh akan memberikan penjelasan teknis dan melakukan kunjungan/anjangsana ke lokasi untuk melakukan demonstrasi.
|
5
|
Jangka Waktu Penyelesaian
|
60 menit
|
6
|
Biaya/Tarif
|
Gratis
|
7
|
Produk Layanan
|
Pengguna layanan/petani memahami dan mampu menerapkan teknologi pertanian sesuai petunjuk teknis.
|
8
|
Sarana,Prasarana dan/atau Fasilitas Pelayanan
|
Ruangan, meja, kursi, ATK
|
9
|
Kompetensi Pelaksana
|
1. Pendidikan minimal SMU jurusan pertanian, perikanan dan kehutanan
2. Telah mengikuti pelatihan/diklat teknis dibidang penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan
|
10
|
Jumlah Pelaksana
|
1 – 2 orang
|
11
|
Pengawasan Internal
|
Supervisi dilakukan oleh Kepala BP3K Lalabata
|
12
|
Penanganan Pengaduan
|
1. Pengguna layanan menyampaikan pengaduan melalui kotak pengaduan
2. Petugas menerima pengaduan
3. Menganalisis pengaduan
4. Menetapkan tindakan
5. Memberikan informasi
6. Melakukan tindakan
|
13
|
Jaminan Pelayanan
|
Melaksanakan pelayanan tanpa membedakan pengguna layanan
|
14
|
Jaminan Keamanan dan Keselaman Pelayanan
|
Informasi dan rekomendasi teknologi pertanian dijamin layak untuk diterapkan dan sudah teruji oleh lembaga-lembaga berkompeten, untuk itu maka BP3K Lalabata menjamin keselamatan pelayanan, bebas dari bahaya, resiko dan keragu-raguan.
|
15
|
Evaluasi Kinerja Pelaksana
|
Evaluasi dilakukan secara berkala oleh Kepala BP3KP dan Koordinator BP3K Kecamatan Lalabata.
|
f. Bimbingan Teknis melalui Kunjungan /Anjangsana
NO. | KOMPONEN | URAIAN |
1
|
Dasar Hukum
|
1. Peraturan Menteri Pertanian No : Per/02/Mentan/2/2008
2. Permentan No. 82/Permentan/OT.140/8/2013
|
2
|
Jam Pelayanan
|
Sesuai jam kerja dan dapat juga dilakukan diluar jam kerja sesuai kebutuhan pengguna layanan (petani)
|
3
|
Persyaratan
|
Pengguna layanan berada di wilayah kerja BP3K Lalabata
|
4
|
Sistem, Mekanisme dan Prosedur
|
1. Inventarisasi masalah dan kegiatan yang dibutuhkan
↓
2. Susun dan sepakati jadwal kunjungan
↓
3. Susun materi dan metode
↓
4. Sesuaikan antara RKTP dan jadwal yang sudah disepakati
↓
5. Pelaksanaan kunjungan
|
5
|
Jangka Waktu Penyelesaian
|
Kunjungan dilakukan 3 hari dalam sepekan (Senin, selasa, rabu) 1 – 2 jam/orang
|
6
|
Biaya/Tarif
|
Gratis
|
7
|
Produk Layanan
|
Peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan petani dalam mengelola usaha taninya
|
8
|
Sarana,Prasarana dan/atau Fasilitas Pelayanan
|
ATK, kendaraan roda dua, blanko anjangsana/daftar hadir, kamera
|
9
|
Kompetensi Pelaksana
|
1. Pendidikan minimal SMU jurusan pertanian, perikanan dan kehutanan
2. Telah mengikuti pelatihan/diklat teknis dibidang penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan
|
10
|
Jumlah Pelaksana
|
1 – 2 orang
|
11
|
Pengawasan Internal
|
Supervisi dilakukan oleh Kepala BP3K Lalabata
|
12
|
Penanganan Pengaduan
|
1. Pengguna layanan menyampaikan pengaduan melalui kotak pengaduan
2. Petugas menerima pengaduan
3. Menganalisis pengaduan
4. Menetapkan tindakan
5. Memberikan informasi
6. Melakukan tindakan
|
13
|
Jaminan Pelayanan
|
Pelayanan dilakukan sesuai dengan standar yang tercantum dalam pedoman lakususi
|
14
|
Jaminan Keamanan dan Keselaman Pelayanan
|
BP3K Lalabata menjamin keamanan dan keselamatan pelayanan, bebas dari bahaya, resiko dan keragu-raguan.
|
15
|
Evaluasi Kinerja Pelaksana
|
Evaluasi dilakukan secara berkala oleh Kepala BP3KP dan Koordinator BP3K Kecamatan Lalabata.
|
g. Pembinaan Kelembagaan Petani/Kelompok Tani/Gapoktan
NO. | KOMPONEN | URAIAN |
1
|
Dasar Hukum
|
1. Peraturan Menteri Pertanian No : Per/02/Mentan/2/2008
2. Permentan No. 82/Permentan/OT.140/8/2013
3. Permentan No. 273 Tahun 2001
|
2
|
Jam Pelayanan
|
Sesuai jam kerja dan dapat juga dilakukan diluar jam kerja sesuai kebutuhan pengguna layanan (petani)
|
3
|
Persyaratan
|
Kelompok tani/Gapoktan sudah teregistrasi di BP3K Lalabata
|
4
|
Sistem, Mekanisme dan Prosedur
|
Identifikasi masalah
↓
Merencanakan kunjungan
↓
Menyusun materi dan metode yang akan disampaikan ke kelompok tani/Gapoktan
↓
Pelaksanaan kunjungan
↓
Evaluasi
|
5
|
Jangka Waktu Penyelesaian
|
Kunjungan dilakukan 3 hari dalam sepekan (Senin, selasa, rabu) 1 – 2 jam/orang
|
6
|
Biaya/Tarif
|
Gratis
|
7
|
Produk Layanan
|
Terbentuknya kelembagaan tani yang mandiri
|
8
|
Sarana,Prasarana dan/atau Fasilitas Pelayanan
|
ATK, kendaraan roda dua, blanko anjangsana/daftar hadir, kamera
|
9
|
Kompetensi Pelaksana
|
1. Pendidikan minimal SMU jurusan pertanian, perikanan dan kehutanan
2. Telah mengikuti pelatihan/diklat teknis dibidang penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan
|
10
|
Jumlah Pelaksana
|
1 – 2 orang
|
11
|
Pengawasan Internal
|
Supervisi dilakukan oleh Kepala BP3K Lalabata
|
12
|
Penanganan Pengaduan
|
1. Pengguna layanan menyampaikan pengaduan melalui kotak pengaduan
2. Petugas menerima pengaduan
3. Menganalisis pengaduan
4. Menetapkan tindakan
5. Memberikan informasi
6. Melakukan tindakan
|
13
|
Jaminan Pelayanan
|
Pelayanan dilakukan sesuai dengan standar yang tercantum dalam pedoman lakususi
|
14
|
Jaminan Keamanan dan Keselaman Pelayanan
|
BP3K Lalabata menjamin keamanan dan keselamatan pelayanan, bebas dari bahaya, resiko dan keragu-raguan.
|
15
|
Evaluasi Kinerja Pelaksana
|
Evaluasi dilakukan secara berkala oleh Kepala BP3KP dan Koordinator BP3K Kecamatan Lalabata.
|
h. Jasa Pelatihan
NO.
|
KOMPONEN
|
URAIAN
|
1
|
Dasar Hukum
|
1. Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor: 12/Permentan/OT.140/3/2012 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyelenggaraan Pendidikan dan Diklat Pertanian Aparatur dan Non Aparatur.
2. Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor: 24/Permentan/OT.140/J/08/2014 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Teknis Agribisnis Tujuh Komoditas Strategis bagi Penyuluh Pertanian dan Petani.
3. Surat Keputusan Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Soppeng Nomor: 33/SK-BP3KP/V/2015 tentang Pembentukan panitia pelatihan petani dan pelaku agribisnis tingkat kecamatan se Kabupaten Soppeng Tahun Anggaran 2015
|
2
|
Jam Pelayanan
|
Sesuai jam kerja dan dapat juga dilakukan diluar jam kerja sesuai kebutuhan pengguna layanan (petani)
|
3
|
Persyaratan
|
- Materi pelatihan diberikan sesuai kebutuhan/masalah yang dihadapi pengguna layanan
- Ada sumber dana/kerjasama dengan instansi terkait |
4
|
Sistem, Mekanisme dan Prosedur
|
Pengusulan pelatihan ke instansi terkait
↓
Pembuatan panitia pelatihan dan jadwal pelatihan
↓
Pembuatan administrasi pelatihan
↓
Pelaksanaan pelatihan
|
5
|
Jangka Waktu Penyelesaian
|
Pelatihan dilaksanakan 3 – 7 hari
|
6
|
Biaya/Tarif
|
Gratis
|
7
|
Produk Layanan
|
1. Peningkatan kapasitas kompetensi teknis penyuluh pertanian
2. Peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan petani dalam mengelola usaha
|
8
|
Sarana,Prasarana dan/atau Fasilitas Pelayanan
|
Gedung, wireless, ATK, LCD, bahan ajar/materi
|
9
|
Kompetensi Pelaksana
|
1. Pendidikan minimal SMU jurusan pertanian, perikanan dan kehutanan
2. Telah mengikuti pelatihan/diklat teknis dibidang penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan
|
10
|
Jumlah Pelaksana
|
7 - 10 orang
|
11
|
Pengawasan Internal
|
Supervisi dilakukan oleh Kepala BP3K Lalabata
|
12
|
Penanganan Pengaduan
|
1. Pengguna layanan menyampaikan pengaduan melalui kotak pengaduan
2. Petugas menerima pengaduan
3. Menganalisis pengaduan
4. Menetapkan tindakan
5. Memberikan informasi
6. Melakukan tindakan
|
13
|
Jaminan Pelayanan
|
Pelayanan dilakukan sesuai dengan standar yang tercantum dalam pedoman lakususi
|
14
|
Jaminan Keamanan dan Keselaman Pelayanan
|
BP3K Lalabata menjamin keamanan dan keselamatan pelayanan, bebas dari bahaya, resiko dan keragu-raguan.
|
15
|
Evaluasi Kinerja Pelaksana
|
Evaluasi dilakukan secara berkala oleh Kepala BP3KP dan Koordinator BP3K Kecamatan Lalabata.
|
i. Jasa Kesehatan Hewan
Ø
Promotif,
Pemberian Suplemen, Vitamin serta pemberian gizi seimbang
NO.
|
KOMPONEN
|
URAIAN
|
1.
|
Dasar Hukum
|
1.
Permentan Nomor
64/Permentan/OT.140/9/2007 tentang Pedoman Pelayanan Pusat Kesehatan Hewan
2.
Permentan Nomor
02/Permentan/OT.140/1/2010 tentang Pedoman Pelayanan Jasa Medik Veteriner
3.
Permentan No 47 Tahun 2014 tentang
Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Hewan
|
2.
|
Jam Pelayanan
|
08.30 – 16.00
|
3.
|
Persyaratan
Pelayanan
|
Merupakan
Kelompok Tani Hewan di lingkup Kecamatan Lalabata
|
4.
|
Sistem,
Mekanisme, Dan Prosedur
|
1.
Menyiapkan hewan ternak
2.
Menyiapkan kandang jepit
3.
Pencatatan riwayat penyakit
|
5.
|
Jangka Waktu
Penyelesaian
|
10 Menit
|
6.
|
Biaya / Tarif
|
Gratis
|
7.
|
Produk
Pelayanan
|
1.
Pemberian suplemen, vitamin, obat
cacing atau bahan adiktif lainnya
2.
Pemberian gizi seimbang untuk peningkatan
produksi dan produktivitas hewan
|
8.
|
Sarana,
Prasarana, Dan/Atau Fasilitas
|
1.
Kandang Jepit
2.
Obat-obatan (box obat)
3.
Alat Transportasi
|
9.
|
Kompetensi
Pelaksana
|
Penyuluh
Peternakan, Medik Veteriner
|
10.
|
Jumlah
Pelaksana
|
5 Orang
|
11.
|
Pengawasan Internal
|
Koord. BP3K
Lalabata
|
12.
|
Penanganan
Pengaduan
|
1.
Datang Langsung ke unit layanan
pengaduan
2.
Telp / HP / SMS
|
13.
|
Jaminan
Pelayanan
|
Bekerja
sesuai Standar Pelayanan yang ditetapkan
|
14.
|
Jaminan
Keamanan dan Keselamatan Pelayanan
|
Pemberian
Suplemen dan Gizi yang aman dan menyehatkan
|
15.
|
Evaluasi
Kinerja Pelaksana
|
Pertemuan
rutin setiap bulan
|
Ø Preventif,
upaya mencegah agar hewan tidak sakit
NO. |
KOMPONEN
|
URAIAN
|
1.
|
Dasar Hukum
|
1. Permentan Nomor 64/Permentan/OT.140/9/2007 tentang Pedoman Pelayanan Pusat Kesehatan Hewan
2. Permentan Nomor 02/Permentan/OT.140/1/2010 tentang Pedoman Pelayanan Jasa Medik Veteriner
3. Permentan No 47 Tahun 2014 tentang Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Hewan
|
2.
|
Jam Pelayanan
|
08.30 – 16.00
|
3.
|
Persyaratan Pelayanan
|
Merupakan Kelompok Tani Hewan di lingkup Kecamatan Lalabata
|
4.
|
Sistem, Mekanisme, Dan Prosedur
|
1. Menyiapkan hewan ternak
2. Menyiapkan kandang jepit
3. Pencatatan riwayat penyakit
|
5.
|
Jangka Waktu Penyelesaian
|
10 Menit
|
6.
|
Biaya / Tarif
|
Gratis
|
7.
|
Produk Pelayanan
| Vaksinasi dan tindakan lain yang diperlukan |
8.
|
Sarana, Prasarana, Dan/Atau Fasilitas
|
1. Kandang Jepit
2. Obat-obatan (box obat)
3. Alat Transportasi
|
9.
|
Kompetensi Pelaksana
|
Penyuluh Peternakan, Medik Veteriner
|
10.
|
Jumlah Pelaksana
|
5 Orang
|
11.
|
Pengawasan Internal
|
Koord. BP3K Lalabata
|
12.
|
Penanganan Pengaduan
|
1. Datang Langsung ke unit layanan pengaduan
2. Telp / HP / SMS
|
13.
|
Jaminan Pelayanan
|
Bekerja sesuai Standar Pelayanan yang ditetapkan
|
14.
|
Jaminan Keamanan dan Keselamatan Pelayanan
|
Vaksin higienis dan tidak kaluarsa
|
15.
|
Evaluasi Kinerja Pelaksana
|
Pertemuan rutin setiap bulan
|










0 komentar:
Posting Komentar